Mau Sehat Kok Mahal? Cara Hemat Untuk Sehat : Rings

Mau sehat kok mahal? Cara hemat untuk sehat : Rings

2 macam gymnastic ring

Pada seri “mau sehat kok mahal?” sebelumnya kita telah membahas tentang pull up bar dan latihan yang dapat dilakukan dengan pull up bar. Selain pull up bar, ring atau gymnastic ring juga dapat membantu anda memdapatkan tubuh ideal dan sehat.

Gymnastic ring adalah alat yang sangat bagus untuk membangun otot-otot upper body anda. Anda pernah melihat seorang gymnast dengan tubuh kurus dan tidak berotot? tentu tidak (kecuali gymnast tersebut baru memulai 1 bulan).

Gymnastic ring adalah salah satu cara hemat untuk sehat, anda dapat membeli gymnastic ring dengan harga sekitar Rp. 200.000,- untuk yang berbahan dasar polykarbonat, dan sekitar Rp. 600.000,- untuk yang berbahan dasar kayu.
Perbedaan untuk kedua bahan tersebut adalah ketahanan pada cuaca dan grip, tentunya polykarbonat lebih kuat pada cuaca namun untuk grip akan lebih nyaman jika menggunakan yang berbahan dasar kayu. Namun untuk anda yang memiliki budget minim, dapat membeli ring polykarbonat dan melilitkan handuk atau kain kasar pada bagian bawah ring untuk memperkuat grip.

Berikut adalah gerakan dasar yang dapat anda lakukan untuk membangun otot upper body dengan gymnastic ring

1. Ring Pull up

Seperti yang kita ketahui, pull up adalah latihan terbaik untuk membangun otot-otot tubuh bagian atas anda. Selain pada pull up bar, anda juga dapat melakukan pull up pada ring. Ring pull up akan membuat otot stabilizer pada pundak anda bekerja extra, karena sifat ring yang tidak stabil. Ring pull up juga memungkinkan tangan anda untuk membuat perputaran senatural mungkin ketika melakukan pull up, hal ini baik untuk orang yang memiliki masalah pada pergelangan tangan ataupun siku.

2. Ring Dips

Dips melatih otot triceps, dada, dan bahu anda. Dips pada ring tentunya akan lebih menantang dibandingan dips pada bar, tentunya karena sifat ring yang tidak stabil maka otot yang menjaga stabilitas tubuh ikut bekerja. Makanya orang yang dapat melakukan 15 kali dips pada parallel bar belum tentu dapat melakukan dips pada ring 15 kali. Catatan: Jika anda melakukan ring dips, pastikan pundak anda tidak turun melewati ring bagian atas karena dapat menyebabkan cidera pada pundak anda.

3. Ring Bodyweight Rows

Ring dapat diatur ketinggiannya dan sangat baik untuk pemula. Bodyweight rows adalah tingkatan awal untuk yang belum kuat melakukan pull up. Anda dapat menambah kesulitan dengan menempatkan kaki anda ke tempat yang lebih tinggi (contoh:bangku, meja,dll).

4. Ring Push up

Anda sudah kuat push up di lantai? Anda dapat mencoba push up dengan ring yang tentunya akan menjadi challenge tersendiri bagi otot pundak anda.

5. Ring Fly

Jika anda familiar dengan istilah gym, mungkin anda sudah tau gerakan chest fly yang menggunakan dumbell. Ini adalah versi bodyweight training atau calisthenicsnya. Latihan ini melatih otot dada anda.

6. Ring Muscle Up

Seperti latihan pada bar, muscle up juga dapat dilakukan dengan menggunakan gymnastic ring. Namun ada hal yang perlu diperhatikan dalam gymnastic ring training, yaitu posisi grip. Posisi grip pada muscle up akan lebih mudah jika menggunakan false grip. Akan dijelaskan pada gambar dibawah

False vs regular grip
Regular Grip (kiri), False Grip (kanan)

7. Ring Support Hold

Ring Support hold
Ring Support Hold

Hanya bertumpu pada ring seperti posisi awal dips saja sudah merupakan latihan yang baik untuk otot pundak, dan tangan anda. Untuk menambah kesulitan putar ring sampai telapak tangan anda menghadap ke depan, dan siku anda menghadap ke belakang.

Nah, jika alasan anda untuk tidak berolahraga adalah uang sekarang saatnya anda menabung sedikit dan membeli gymnastic ring. Mungkin di Indonesia masih belum ada penjual gymnastic ring namun anda dapat memperolehnya di online store seperti ebay atau amazon dengan harga kisaran Rp. 200.000,- sampai Rp. 600.000,- (termasuk ongkos kirim).

mulaisekarang.

Berita Terkait

Feel Free To Write a Comment